Monday, September 25, 2023
  • Home
  • Tentang LDII
  • Susunan Personalia
  • Kategori Berita
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Lokal
    • Opini
    • Organisasi
  • Kontak
  • Lain-lain
    • Jadwal Shalat
    • Hitung Zakat
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Idul Fitri
    • Nasehat Idul Fitri 1442 H (Mei 2021)
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang LDII
  • Susunan Personalia
  • Kategori Berita
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Lokal
    • Opini
    • Organisasi
  • Kontak
  • Lain-lain
    • Jadwal Shalat
    • Hitung Zakat
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Idul Fitri
    • Nasehat Idul Fitri 1442 H (Mei 2021)
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Organisasi

DPP LDII Bahas Disparitas Bangsa dengan Ketua MPR

teguh by teguh
September 21, 2020
in Organisasi
0
DPP LDII Bahas Disparitas Bangsa dengan Ketua MPR
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsAppTelegram

Jakarta (10/3) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan Ketua DPP LDII Abdullah Syam dan rombongan di Gedung Nusantara III DPR/MPR RI lantai 9 Selasa ini terkait topik disparitas kebangsaan dengan DPP LDII.

Dalam pertemuan itu Abdullah Syam memaparkan tentang beberapa kegiatan ormas LDII yang salah satunya pernah mengikuti Kongres Umat Islam Indonesia Ke-7 di Bangka-Belitung pada 26-29 Februari lalu. Yang mana dari Kongres tersebut membuat LDII bersinergi dengan ormas-ormas Islam lainnya melalui karya, kontribusi, dan komunikasi yang disebut metode 3K. Tentunya dengan tetap berpedoman dengan Pancasila dan UUD 1945.

Sejak Munas ke-7, LDII telah memakai slogan ‘Profesional Religius’ yang mana ingin menjadikan sumber daya manusia yang profesional sesuai bidang dalam bingkai moralitas religius yang kuat. Hal ini memerlukan kerjasama dan LDII menghindari dikotomi politik terkait istilah ini.

Lebih lanjut, Ketua-ketua DPP LDII, Prasetyo Sunaryo dan Chriswanto Santoso secara bergantian menyampaikan aspirasi mengenai disparitas kebangsaan. Hal ini disampaikan karena dinilai belum ada jalur bagi ormas menyampaikan pendapat langsung ke pemerintah, selain melalui partai politik dan legislatif di pemerintahan.

Prasetyo mengatakan bahwa peran lembaga tertinggi negara sangat diperlukan. “Negara ini tidak punya lembaga tertinggi. Kami lihat di negara luar, ada lembaga tertinggi seperti Inggris ada ratu dan Thailand ada raja. Indonesia tidak ada lembaga tertinggi setidaknya perlu ada (lembaga tertinggi),” ujarnya.

Sementara Chriswanto Santoso menyampaikan mengenai keresahan keadaan bangsa yang terpecah. Hal ini karena lemahkan koordinasi antara pemeritah pusat dan pemerintah daerah pada UU Otonomi Daerah. Ia menceritakan bahwa konflik yang terjadi antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten di wilayah Jawa timur membuat investor geram dengan kebijakan yang berbeda, terlebih lagi sejak era Pilpres. Ia mengusulkan agar sistem pemilu perlu ada evaluasi agar tidak lagi terpecah.

“Pada keadaan tersebut, yang LDII lakukan adalah pemberdayaan. Untuk itu beberapa forum diskusi atau Focus Group Discussion yang kami adakan dalam rangka mengurangi disparitas. LDII bicara solutif soal bangsa seperti contoh dari FGD yang membahas mobil listrik kemarin. Karenanya metode 3K yang disampaikan Ketua Umum menjadi penekanan. LDII juga rutin berkomunikasi dengan ormas lain,” jelas Chriswanto.

Menanggapi paparan topik disparitas tersebut, Bambang Soesatyo mengatakan, saat ini yang terpenting adalah bekerja untuk kemaslahatan umat. Masalah lembaga tertinggi di suatu negara, Bamsoet mengatakan jika sejak amandemen UUD 45, terjadi masalah silang pendapat sistem ketatanegaraan antar lembaga tinggi negara.

“MPR yang berhak mengubah UUD meski tak ada kewenangan memilih presiden. Secara de facto kewenangan kita tidak disebut lembaga tertinggi, tapi kita bisa mengambil inisiatif apa saja jika terjadi konflik antar lembaga,” menurutnya. Ia juga mengatakan jika saat ini demokrasi di Indonesia demokrasi perlu diperbaiki lagi agar keterwakilan semakin nyata.

“Indonesia sudah lama terjebak pada demokrasi angka, bukan demokrasi aspirasi. Jika dulu parlemen dari berbagai pihak, sekarang hanya DPD dan DPR saja. Bagaimana ini bisa mewakili minoritas? Kami mengusulkan dan memperjuangkan kembali agar ada suara dari utusan golongan yang mewakili MPR,” ujarnya.

Bamsoet juga mengatakan bahwa dunia menaruh harapan besar pada umat Islam yang mampu bersikap mengambil hikmah dalam perbedaan. Intoleransi dan diskriminasi tidak boleh dibiarkan terus-menerus karenanya ormas Islam penting bersuara lantang menyebarkan perdamaian. “Jangan sampai agama dijadikan alasan pertikaian,” katanya menutup pertemuan. (*/lines)

Previous Post

Pendidikan Politik Ormas

Next Post

Bahas Rapimnas LDII 2020, Menag Fachrul Razi Ajak Wujudkan Moderasi Beragama

Next Post
Bahas Rapimnas LDII 2020, Menag Fachrul Razi Ajak Wujudkan Moderasi Beragama

Bahas Rapimnas LDII 2020, Menag Fachrul Razi Ajak Wujudkan Moderasi Beragama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Habib Syech: NU, Muhammadiyah, LDII Harus Bergandengan Ciptakan Ukhuwah Islamiyah

Habib Syech: NU, Muhammadiyah, LDII Harus Bergandengan Ciptakan Ukhuwah Islamiyah

February 24, 2022
LGBT Bukan Budaya Indonesia, Ancam Eksistensi Manusia

LGBT Bukan Budaya Indonesia, Ancam Eksistensi Manusia

December 12, 2022
Dua Sisi Manusia Sebagai Pemimpin

Dua Sisi Manusia Sebagai Pemimpin

September 20, 2020
Habib Ubaidillah Al Hasany: Vaksin Booster Jadi Ketenangan Semua Pihak

Habib Ubaidillah Al Hasany: Vaksin Booster Jadi Ketenangan Semua Pihak

April 19, 2022
Dua Sisi Manusia Sebagai Pemimpin

Dua Sisi Manusia Sebagai Pemimpin

0
Hikmah Dibalik Corona

Hikmah Dibalik Corona

0
Pendidikan Akademik Vs Vokasi

Pendidikan Akademik Vs Vokasi

0
Sulitkah Menjadi Professor?

Sulitkah Menjadi Professor?

0
transformasi politik transformasi politik adalah transformasi politik dalam sosiologi transformasi politik contohnya transformasi politik adalah brainly program transformasi politik transformasi budaya politik matlamat program transformasi politik contoh transformasi politik pengertian transformasi politik dan contohnya pengertian transformasi politik contoh transformasi politik brainly contoh transformasi politik dalam sosiologi pengertian transformasi politik brainly transformasi partai politik contoh transformasi politik adalah transformasi politik dalam sosiologi adalah dampak transformasi politik bagi kehidupan contoh transformasi politik dalam perubahan sosial transformasi politik dalam perubahan sosial transformasi ekonomi transformasi polri transformasi birokrasi transformasi ekonomi indonesia transformasi konflik transformasi fourier transformasi indonesia

Yudi Latif Ingatkan, Kemerdekaan Awal dari Penyelesaian Konflik

August 24, 2023
Kunjungi LDII, Zulhas Berpesan LDII Harus Jadi Pelopor Persatuan Antaranak Bangsa

Kunjungi LDII, Zulhas Berpesan LDII Harus Jadi Pelopor Persatuan Antaranak Bangsa

June 11, 2023
Dukung Kemajuan Sepak Bola Nasional, LDII Lanjutkan Pembinaan Karakter Sejak Dini

Dukung Kemajuan Sepak Bola Nasional, LDII Lanjutkan Pembinaan Karakter Sejak Dini

May 26, 2023
Politisasi Identitas Tak Relevan, Sekretaris Kedubes Rusia Dukung Kerukunan Umat Beragama

Politisasi Identitas Tak Relevan, Sekretaris Kedubes Rusia Dukung Kerukunan Umat Beragama

May 26, 2023

Recent News

transformasi politik transformasi politik adalah transformasi politik dalam sosiologi transformasi politik contohnya transformasi politik adalah brainly program transformasi politik transformasi budaya politik matlamat program transformasi politik contoh transformasi politik pengertian transformasi politik dan contohnya pengertian transformasi politik contoh transformasi politik brainly contoh transformasi politik dalam sosiologi pengertian transformasi politik brainly transformasi partai politik contoh transformasi politik adalah transformasi politik dalam sosiologi adalah dampak transformasi politik bagi kehidupan contoh transformasi politik dalam perubahan sosial transformasi politik dalam perubahan sosial transformasi ekonomi transformasi polri transformasi birokrasi transformasi ekonomi indonesia transformasi konflik transformasi fourier transformasi indonesia

Yudi Latif Ingatkan, Kemerdekaan Awal dari Penyelesaian Konflik

August 24, 2023
Kunjungi LDII, Zulhas Berpesan LDII Harus Jadi Pelopor Persatuan Antaranak Bangsa

Kunjungi LDII, Zulhas Berpesan LDII Harus Jadi Pelopor Persatuan Antaranak Bangsa

June 11, 2023
Dukung Kemajuan Sepak Bola Nasional, LDII Lanjutkan Pembinaan Karakter Sejak Dini

Dukung Kemajuan Sepak Bola Nasional, LDII Lanjutkan Pembinaan Karakter Sejak Dini

May 26, 2023

Tags

8 bidang pengabdian LDII akhlakul karimah Bhayangkara BNN Chriswanto Santoso Covid19 Dakwah FKUB gotong royong HANI Hari Menanam Pohon idul fitri Ketum DPP LDII KH Chriswanto Santoso Ketum PP Muhammadiyah KH Haedar Nashir KH Chriswanto Santoso Kontribusi LDII MUI Nasional Nasionalisme NKRI NTT Pancasila Pemilu Persatuan Bangsa Pesta Demokrasi Polri PP Muhammadiyah Pramuka Qurban Revitalisasi Demokrasi Seminar Kebangsaan Silaturrahim TNI AD Transformasi Politik Ekonomi vaksin Zulkifli Hasan
LDII PAPUA

DPW LDII PROVINSI PAPUA
Jl. Gunung Salju, Fanindi,
Kab. Manokwari,
Papua Barat
Telp. 0986 - 212313

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram

© 2021 - Managed by DPP LDII.

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang LDII
  • Susunan Personalia
  • Kategori Berita
    • Dakwah
    • Lintas Daerah
    • Lokal
    • Opini
    • Organisasi
  • Kontak
  • Lain-lain
    • Jadwal Shalat
    • Hitung Zakat
    • Khutbah Jumat
    • Khutbah Idul Fitri
    • Nasehat Idul Fitri 1442 H (Mei 2021)

© 2021 - Managed by DPP LDII.