
Sentani – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jayapura menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII bertempat di Aula Baitul A’la Sentani, pada Sabtu (10/01/2026).
Agenda lima tahunan ini mengusung tema ”Penguatan SDM Profesional Religius Guna Percepatan Asta Cita Di Kabupaten Jayapura Yang Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) LDII Distrik Sentani, Distrik Sentani Barat, Distrik Waibu, Distrik Nimbokrang, Distrik Kaureh, tamu undangan yang terdiri dari ketua Senkom, ketua PERSINAS ASAD, ketua Forsgi Kabupaten Jayapura, serta jajaran pengurus dari DPD LDII Kabupaten Jayapura.
Musda tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua DPW LDII Provinsi Papua, Sudarmo dan didampingi oleh Wakil Ketua Totok Abdullah Mushid dan Sekretaris Ahmad Saefudin.

Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Provinsi Papua, Sudarmo menyampaikan bahwa Musda ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja, usulan rekomendasi, serta merumuskan arah strategis LDII Kabupaten Jayapura dalam lima tahun ke depan.
“LDII berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan yang berorientasi pada peningkatan 8 (delapan) bidang kontribusi LDII untuk bangsa,” ujarnya.
“Delapan bidang tersebut meliputi bidang kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, dan energi baru terbarukan, yang semuanya bertujuan mendukung pembangunan nasional dengan pendekatan religius dan profesional demi kesejahteraan Masyarakat,” kata Sudarmo.
Sudarmo menambahkan, selain itu musda ini juga menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru DPD LDII Kabupaten Jayapura masa bakti 2026 – 2031.
Dalam Musda VII LDII Jayapura kali ini, Imam Subekti dipercaya kembali untuk memimpin DPD LDII Kabupaten Jayapura masa bakti 2026 – 2031.

Dalam sambutanya, Imam Subekti mengatakan bahwa musda ini menjadi sarana mensinergikan 8 (delapan) program prioritas LDII dengan pemerintah pusat maupun daerah sebagaiman tema musda saat ini.
“LDII harus mengambil peran membantu pemerintah, bagaimana kita mengkonsolidasikan dan mensinergikan program-program yang ada dan berpegang pada prinsip khairunnas anfa’uhum linnas—sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tuturnya.
“Sementara itu dalam musda kali ini LDII Jayapura menghasilkan 6 (enam) rekomendasi kepada pemerintah, segara faris besar tentang perlidungan CA. Cycloop, Danau Sentani, & Alam Papua, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan SDA tanpa mengorbankan hak Masyarakat adat, menjaga keamanan dan ketertiban, pemimpin yang amanah, sinergi 8 bidang, ukhuwah insaniyah, ukhuwah wathaniyah, mengedepankan 4 Konsesus nasional yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” tutup Imam Subekti.
Sementara itu dalam musda tersebut tim formatur langsung bergerak cepat untuk menyusun kepngurusan DPD LDII Kabupaten Jayapura masa bakti 2026-2031 dan secara resmi langsung dikukuhkan oleh Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Sudarmo. (dew/Lines)



